Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar Tinjau Ground Breaking Jalan Tol di Padang Pariaman

BIJAK ONLINE (Padang Pariaman)—Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno dan Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit sengaja melakukan peninjauan ground breaking jalan tol, di Kasang Kecamatan Tanjuang Bonai, Padang Pariaman, Minggu, 4 Februari 2018.
“Masalah pembebasan lahan untuk jalan, sudah ada kesepakatan antara  pemerintah dan pemilik lahan, termasuk tokoh adat, dan berbagai pihak  pihak,” kata Wagub Sumbar Nasrul Abit.
Kini, kata Abit lagi, sedang berlangsung proses untuk melengkapi seluruh kebutuhan administrasi.” BPN juga sudah support,  dan administrasi menyusul,  dan kemudan peta lokasi juga ditetapkan, karena trase berubah yang semula di utara, kini ke selatan,” kata mantan Bupati Pessel dua periode ini.
Kemudian,  Menteri PUPR Basuki Hadimuljono telah menyampaikan rencana pembangunan jalan jalan tol ini dan bahkan rencana ini juga telah lama juga  diusulkan oleh masyarakat di sini. “Tujuan pembangunan jalan tol ini, untuk mengatasi kemacetan dari Padang sampai Pekanbaru, yang jaraknya jaraknya 310 km, dan selanjutnya juga ada terowongan yang 7 km yang sudah disetujui untuk dibantu Jepang. Bahkan terowongan di Bukittinggi-Pekanbaru, ini akan dikerjakan oleh Jepang,” katanya.
Menurut Hadimulyo,  ada 254 KM jalan tol Padang-Pekanbaru, dengan total investasi Rp 78 triliun.”Pak  Presiden meminta segera dimulai karena dari beberapa kali ke Bukittinggi, Padang Panjang selalu terlibat macetnya tidak karuan, makanya pak presiden  minta segera dimulai,” ujar Basuki Hadimuljono.
Selanjutnya, kata Basuki,  ada masalah tanah yang bermasalah. “Saya sengaja datang datang ke sini, karena Rabu, 7 Februari  Presiden mau datang dan mau ground breaking,” katanya.
Selanjutnya, Basuki Hadimuljono juga menyampaikan pembangunan jalan tol Padang-Pekanbaru akan dilakukan dalam tiga tahap hingga tahun 2023 mendatang. Tahap I menghubungkan Padang-Sicincin sepanjang 28 km, tahap II menghubungkan Bangkinang-Pekanbaru sepanjang 38 km, dan tahap III menghubungkan Sicincin-Bangkinan sepanjang 189 KM, (fardianto)