Ustad Ariz Zunzul Maizal: Keutamaan Salat Isya dan Subuh

BIJAK ONLINE (Dharmasraya)–“Shalat yang dirasakan berat adalah shalat isya dan shalat subuh. Sekiranya mereka mengetahui keutamaannya, niscaya mereka akan mendatanginya sekalipun merangkak.”
Kutipan hadist yang dibacakan oleh Ustad Ariz Zunzul Maizal dari Batusangkar ketika berceramah di hadapan seribuan jamaah Masjid Al Ikhlas, Lubuk Bulang, Kecamatan Pulau Punjung, Kabupaten Dharmasraya, Minggu (28/01) pagi.
Menurut Ustaz Ariz Zunzul, hadist  tersebut merupakan dalil bagi umat Islam di Dharmasraya, khususnya Pulau Punjung yang saban pekan melakukan shalat subuh berjamaah di daerah berbeda. Minggu kemarin, Lubuk Bulang kebagian menjadi tuan rumah.
Koordinator Gerakan Subuh Berjamaah (GSB) Ustad Jonika Amdodi menyebutkan bahwa GSB yang dilaksanakan di Masjid Al Ikhlas itu merupakan edisi ke-12. Dan hampir setiap penyelenggaraan shalat subuh berjamaah itu selalu dihaidir ribuan jamaah. 
“Alhamdulillah, setiap pergelaran subuh berjamah yang diadakan setiap Minggu pagi dihadiri ribuan jamaah,” tutur Jonika Amdodi.
Memang benar, penyelenggaraan subuh berjamaah itu tidak pernah sepi dari jamaah. Masjid-masjid menjadi tuan rumah GSB tidak pernah sepi. Bahkan, jamaah selalu membludak. 
Begitu pula ketika Lubuk Bulang menjadi tuan rumah. Jamaah membludak hingga ke beranda masjid. Riuh-rendah suara takbir dan tahmid berkumandang didalam masjid.
“Sosialisasi GSB memanfaatkan sosial media dan dari mulut ke mulut. Dan alhamdulillah sambutan jamaah sangat ruar biasa dan disupport oleh masyarakat,” jelas ustad Dodi, begitu dia kerap disapa.
Penyelenggaraan subuh berjamaah sangat menarik. Usai shalat subuh dan diisi dengan ceramah, jamaah disuguhi berbagai makanan dan minuman sebagai pengganti sarapan. Berupa nasi goreng, bubur kacang hijau dan teh manis. Makanan tersebut dipersiapkan oleh tuan rumah.
Gerakan subuh berjamaah telah membangkitkan syiar Islam di Dharmasraya. Tak pernah terfikirkan sebelumnya masjid-masjid kembali dipenuhi oleh umat meski bulan bulan suci Ramadhan. GSB ini akan menjadi pagar betis pergaulan bebas yang melanda anak muda yang belakangan ini sangat mengkhawatirkan. 
“GSB telah menambah dan memperkuat keimanan umat islam. Karena jamaah berasal dari semua usia dan latar belakang. GSB membangkitkan syiar Islam dan akan menjadi benteng dari pengaruh era modren,” tukas ustad Dodi. (Jef)