Wawako Pariaman: Pramuwisata Harus Komunikatif Atraktif dan Konstruktif

BIJAK ONLINE (Kota Pariaman)–Pramuwisata harus bisa mengusai dirinya dan apa saja tempat atau objek wisata yang ada di kotanya. Seorang Pramuwisata itu harus Komunikatif, Atraktif dan Kontruktif, sehingga dengan kemampuan yang dia punya, dapat meyakinkan wisatawan yang datang untuk tertarik menikmati setiap destinasi wisata yang ada.
Demikian disampaikan Wakil Walikota Pariaman Genius Umar dalam sambutannya pada acara Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) Pramuwisata Kota Pariaman, di Hotel Nan Tongga Pariaman, Rabu (30/3/2016). 
Dikatakan, Pramuwisata, merupakan modal bagi pariwisata Kota Pariaman, apabila baik penyampaian dari pramuwisata serta memahami wisatawan yang dibawanya, maka akan baik pula penilaian wisatawan terhadap kota kita. 
Dengan adanya pelatihan ini diharapkan agar SDM Pramuwisata yang ada di Kota Pariaman dapat lebih baik lagi sehingga Kota Pariaman dapat menjadi destinasi tujuan wisata baik domestic maupun mancanegara. 
Genius Umar juga menjelaskan bahwa semua infrastruktur yang dibangun selama ini, untuk menunjang kepariwisataan yang ada di Kota Pariaman, mulai dari pembangunan dermaga dan fasilitas penunjang lainnya di Pulau Angso Duo, pembangunan taman-taman di sekitar pantai yang ada di Kota Pariaman, sampai kegiatan lain yang akan dilaksanakan di tahun 2016 ini.
Tahun 2017, kita akan membuka dan mengembangkan Pulau Tangah sebagai tempat wisata yang baru yang dilengkapi dermaga dan fasilitas penunjang lainnya, dengan tidak mengubah hutan yang ada di pulau tersebut. Kita harus hati-hati dalam pengelolaan dan pengembangan pulau, karena apabila salah pengelolaan maka pulau kita akan rusak, dan kerusakan pulau tidak akan bisa diperbaiki lagi, jelasnya.
Sebelum membuka secara resmi acara ini, ia mengatakan agar para pelaku pramuwisata dapat bercerita tentang tempat-tempat yang ada di Kota Pariaman, mulai dari sejarah panjang dari Pariaman, ketika dimasa perebutan pariaman dari bangsa-bangsa di eropa, sampai pariaman  sebagai pangkalan Angkatan Laut Pertama di Sumatera di masa pergerakan kemerdekaan. 
Tentang  budaya yang ada di lingkungan kita yaitu budaya Tabuik yang sudah mendunia, sampai lingkungan dan ekosistem alam yang kita miliki. Hal itu semua hendaknya dapat dibuatkan ceritannya, sehingga akan menambah daya tarik bagi pelancong yang akan berkunjung, karena ada kisah yang mereka dapat dari kunjungannya ke Kota Pariaman dan akan menimbulkan kesan positif bagi mereka untuk kembali datang ke Kota Tabuik ini, tutupnya.
Kadis Budpar Kota Pariaman Efendi Jamal mengatakan acara pengembangan SDM bagi Pramuwisata Kota Pariaman ini dilaksanakan selama  2  hari (30-31 Maret 2016) bertempat di Hotel Nan Tongga Kota Pariaman.
 Acara ini diikuti oleh Pramuwisata Kota Pariaman sebanyak 25 orang peserta yang nanti akan diberikan pelatihan materi dan praktek dari segi Knowledge Language dan Tourism Tour.  Dengan diadakan pelatihan pengembangan SDM bagi Pramuwisata Kota Pariaman diharapkan pramuwisata kita dapat menjadi lebih baik dalam menjadi tour Gguide Kota Pariaman, sehingga pariwisata Kota Pariaman dapat Go Internasional, ujarnya.
Nampak Hadir Ketua DPD Himpunan Pramuwisata Indonesia (HPI) Provinsi Sumbar Boediman, Ketua DPC HPI Kota Pariaman Darmawi, Kadis Budpar Kota Pariaman Efendi Jamal. (amir)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *