Djamalus Datuk: Kesannyo Masjid Raya Sumbar Kekurangan Tukang Azan jo Imam Salat

BIJAK ONLINE (Padang)-Wakil Ketua Koperasi Batu Akik Atom Shopping Center, Djamalus Datuk Rajo Balai Gadang menilai Masjid Raya Sumbar terkesan kekurangan tukang azan dan imam untuk salat. Faktanya, waktu salat, maqrib Selasa, 7 Juli 2015 lalu, tukang azan, tukang qamat, serta imam salat orang yang sama.
“Ambo termasuk jemaah salat berjemaah yang rajin menunaikan ibadah di Masjid Raya Sumbar dan ambo kaget, kok yang azan jo qamat serta jadi imam salat, itu juo urangnyo,” kata Djamalus Datuk seusai salah berjemaah di Masjid Raya Sumbar, Selasa, 7  Juli 2015.
Menurut Djamalus, fakta dan kondisi ini tak seharusnya terjadi di Masjid Raya Sumbar ini. “Kalau soal tukang azan jo qamat ambo raso banyak yang pandai, soalnyo yang ikut salat berjemaah ada sekitar 60 orang dan penuh syaf yang pertama,” kata anggota jemaah tabliq ini.
Kemudian, kata Djamalus, kalau sekedar untuk qomat, dirinya bisa saja dan punya kemampuang. Tapi karena tidak ada penawaran, ya terpaksalah dilihat saja. “Saya berharap agar pengurus masjid memikirkan masalah ini, soalnya orang yang ikut salat berjemaah di Masjid Raya Sumbar telah mulai banyak,” kata Ketua Tim Investigasi LSM Mamak Ranah Minang ini.
Setiap salah subuh, kata Djamalus, dirinya juga merasa senang ikut salat berjemaah di Masjid Raya. Soalnya, seusai salat subuh ada acara tausiah. “Sudah tu, juga ada acara Subuh Mubarakah, yang tausiahnya disampaikan langsung Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno, yang setiap hari ditayangkan di Padang TV,” ujarnya. (PRB)