LSM Garuda Tuding Keengganan Bupati Agam Ganti Kadis PU Yunaldi Bernuansa KKN

BIJAK ONLINE (Agam)-Ketua DPD LSM Garuda RI Kabupaten Agam, Yusra Wafilma tuding keenganan Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Kuniang mengganti Kadis PU Kabupaten Agam, Yunaldi, bernuansa Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).
“Padahal, menurut informasi yang saya dengar, dalam rapat unsur pimpinan DPRD Agam sudah diusulkan kepada Bupati Agam Indra Catri Dt Malako Nan Putiah untuk menggantikan posisi Yunaldi.ST dengan figur yang lebih mampu,” kata Yusra Wafilma Ketua DPD LSM Garuda Ri Kabupaten Agam kepada Tabloid Bijak.
Menurut Yusra, kini beberapa anggota DPRD Agam, sudah menyatukan presepsi dengan para seniornya periode lalu, seperti  Helmon Dt. Hitam, Drs. Novia Erwadi, dan Asrinaldi, SE, Mastoti Surya.SIP.MH. “Dulu itu, Bupati Agam H. Indra Catri Dt. Malako Nan Putiah sudah menjanjikan akan menggantinya sayangnya sampai kini belum ada realisasinya,” ujarnya.
Kemudian, kata Yusra, sebaiknya Bupati Agam Indra Catri mengganti Kadis PU Yunaldi, karena ada beberapa kebijakannya yang mengundang masalah yang menyalahi aturan, dan perundang – undangan. “Contohnya, dalam Pelaksanaan Proyek Jalan Letter “U” Bancah Taleh, Jorong 1 Garagahan, Nagari Garagahan, Kecamatan Lubuk Basung, yang pekerjaanya dialihkan,” ujarnya.
Akibat Bupati Agam enggan mengganti Kadis PU, kata Yusra, wajar saja jika muncul opini tak sedap, tentang adanya dugaan KKN diantara keduanya. 
Nada yang sama disamapikan Mastoti. Menurutnya, , sebenarnya tidak perlu terjadi karena pengalihan lokasi pekerjaan, selain menyebabkan warga Bancah Taleh merasa dilecehkan, secara teknis juga berdampak buruk terhadap kualitas proyek itu sendiri. “Kita semua mengerti kalau proyek Jalan Letter U Bancah Taleh, itu lokasinya di Nagari Garagahan, tetapi kok yang dikerjakan lokasinya di Batu Hampa Nagari Kampung Tangah,” ujar Mastoti, yang didampingi Ketua DPD LSM Garuda  RI Kabupaten Agam, Yusra Wafilma. 
Ironisnya lagi, kata Mastoti, dirinya waktu itu mengetahui dalam APBD Agam 2014, kembali tercantum anggaran untuk Jalan Letter “U” Bancah Taleh, Nagari Garagahan, sebesar Rp 800 juta. Padahal, sudah dianggarkan pada tahun 2013 lalu pada Jalan Letter “U” Bancah Taleh sepanjang kurang lebih 170 meter. “Sisanya untuk mengerjakan jalan di Batu Hampa, Nagari Kampung Tangah. Tapi anehnya, baru saja dibangun dengan dana Rp.800 juta, kok dianggarkan lagi dana Rp 577.500.000 untuk jalan yang sama, dan dikerjakan oleh perusahaan yang sama juga ada apa sebenarnya di Dinas PU Agam, ini” ujar Mastoti lagi. 
Kini, kata Mastoti, akibat Bupati Agam enggan mengganti Kadis PU Yunaldi, muncul Rumor.”Jika Indra Catri berani mengganti dan memberhentikan  saya (Yulnadi maksudnya),  maka Indra Catri itulah yang akan berhenti jadi Bupati Agama.”
Anizur Pandu, Ketua LSM KOMA, ketika dikonfirmasi Tabloid Bijak membenarkan, hal tersebut, persoalan ini kan sudah lama  berlalu kok sekarang muncul lagi.”Tampaknya ini betul – betul keinginan masyarakat Kabupaten Agam, dan selaku pemimpin seharusnya Indra Catri peka dengan persoalan ini, dan harus berpihak pada kepentingan orang banyak, tidak pada kepentingan seseorang atau kelompok,” terang Anizur santai.
Sementara Bupati Agam Indra Catri yang dihubungi berkali-kali, enggan berkomentar. Begitu juga dengan Kadis PU Agam, Yunaldi. yang terkesan juga menghindar..(Gnd)