H. Syafrizal Bhen, Ketua Kadin Kab Solok: Separoh Hidupnya Untuk Bela Wong Cilik

BIJAK ONLINE (SOLOK)-Nama Syafrizal Bhen, mungkin tidak asing lagi bagi masyarakat Kabupaten Solok dan bahkan Sumatera Barat. Pengusaha bengkel yang sukses di Arosuka, Ibukota Kabupaten Solok itu, juga menjabat sebagai ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) di bumi penghasil bareh tanamo itu.
H. Syafrizal Bhen, mengabdikan separoh hidupnya untuk membantu sesama anak manusia, terutama mereka yang kurang mampu dari segi ekonomi. Bahkan tokoh dan sekaligus pemerhati terhadap dunia pendidikan Kabupaten Solok ini, sudah menolong lebih dari lima ratus anak putus sekolah, agar bisa melanjtkan pendidikan untuk mendapatkan ijazah setara SD SMP dan SMA. 
Pekerjaan mulia H. Syafrizal Ben dengan didukung oleh sang isteri tercinta, awalnya dipandang sebelah mata oleh masyarakat Arosuka. Prinsipnya yang pantang menyerah dengan berjalan ke kampung-kampung mencari anak yang putus sekolah untuk dididik Sabtu Minggu. Mulanya hanya terkumpul  18 orang anak sekolah. Namun seiring waktu, niat tulus demi pengabdian untuk membantu sesama, ternyata berbuah manis.
Melalui Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM), yang diasuhnya, nantinya PKBM ini menjadi cikal bakal sebuah yayasan yang didirikan isteri dan adik iparnya, yakni Yayasan Pendidikan Bukit Putus (YPBP). Yayasan itu diresmikan oleh Bupati Solok waktu itu, Gamawan Fauzi, pada tahun 2000. Dijelaskannya, Yayasan Pendidikan Bukit Putus itu, pernah menjadi yayasan yang meraih juara

nasional pada pameran Gebyar Prestasi Peserta didik Pendidikan Nasinal Kesetaraan pada Tahun 2010 lalu.

“Kita harus memberi kesadaran kepada anak kemenakan kita, bahwa kebodohan akan dekat dengan kekafiran dan kehancuran. Untuk menghindari itu, ya diperlukan sekolah agar anak-anak kita menjadi pintar,” tutur Syafrizal Ben, dengan penuh persahabatan. Pengusaha bengkel sukses itu, juga dikenal dekat dengan pejabat teras dan juga tokoh pendidikan serta wartawan di Solok. Bahkan di ruamahnya yang tereletak di Jalan Solok Padang KM 27 Arosuka atau hanya berjarak sekitar 300 meter dari Kompleks perkantoran Arosuka, sering dijadikan tempat diskusi pendidikan, masalah sosial dan terkadang masalah politik juga dibahas di sana.
“Kita harus berbuat kepada sesama, jangan pernah menciptakan musuh. Kalau teman banyak, hidup kita akan terasa indah dan bermanfaat. Intinya, kawan seribu terasa kurang, musuh satu terasa banyak,” tutur pimpinan CV. Ridha Motor itu. Bahkan boleh dikatakan, pengabdian yang tulus untuk kemanusiaan, tidak pernah berhenti diukir oleh Syafrizal Bhen untuk masyarakat. “Hidup hanya sekali dan harus bermanfaat bagi orang banyak,” jelas putra kelahiran nagari Koto Anau itu, tampak tulus.
Sukses di bidang sosial kemasyarakatan, H. Syafrizal Bhen juga sukses di bidang usaha perbengkelan dan pencucian mobil yang dipimpinnya. Pada awal tahun 2000, H. Syafrizal Bhen mencoba berusaha membuka pencucian mobil di Arosuka. “Waktu itu, daerah ini masih sepi belum kayak sekarang dan masih terisolir. Apalagi di sini suka hujan, jadi kendaraan juga belum banyak. Tetapi saya pantang menyerah dan insyaallah sekarang bisa sukses,” terang Syafrizal Bhen.
Dijelaskan H. Syafrizal Ben, untuk membuka usaha pencucian mobil di areal tanah yang diwariskan mertuanya, Syafrizal Bhen, rela menjual mobil kesukaannya seharga sekitar Rp 17 juta serta meminjam ke Bank Rp 25 juta untuk modal awal. Saat ini usaha pencucian dan bengkel milik H. Syafrizal Bhen, berkembang pesat. Bahkan sekitar 40 persen dari kendaraan milik pegawai kantor Bupati Arosuka, di cuci dan di servis di bengkel milik H. Syafrizal Bhen. Boleh dikatakan usaha milik Ketua Kadin Kabupaten Solok itu, sukses luar biasa dan sudah bernilai aset miliaran rupiah.
Sementara disingguang masalah Kadin, disebutkan H. Syafrizal Bhen bahwa Kadin merupakan wadah komunikasi dan konsultasi antar pengusaha Indonesia dan antara pengusaha serta Pemerintah mengenai hal-hal yang berkaitan dengan masalah perdagangan, perindustrian, dan jasa. Hal ini sesuai dengan amanat Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1987 tentang Kamar Dagang dan Industri yang menyatakan bahwa Kamar Dagang dan Industri adalah wadah bagi pengusaha Indonesia dan bergerak dalam bidang perekonomian. “Apapun usaha yang kita jalankan, kalau kita tulus dan pantang menyerah, in syaa Allah akan berhasil,” pungkas H. Syafrizal Bhen.(WS)