Sebaiknya Sampah Plastik Didaur Untuk Pengganti Kapas Kasur

BIJAK ONLINE (Padang)-Ketua Sobat Bumi Kota Padang Regional Sumatera Barat, Ahmadi Satria mengajak masyarakat untuk mendaur ulang sampah plastik menjadi pengganti fungsi kapas pada kasur dan bantal.
 
“Sampah plastik, lama hancurnya. Kalau dibakar, akan berdampak pada lingkungan dan kalau ditimbun, merusak kadar tanah,” kata Ketua Sobat Bumi, Ahmadi Satria kepada Tabloid Bijak, saat makan siang di Ampera Olala masakan Mama Wely, di Jalan Siak Kelurahan Rimbo Kaluang, Kecamatan Padang Barat, Kota Padang, Sumatera Barat, Rabu 10 Desember 2014.
 
Menurut Ahmadi, jika ingin menyelamatkan bumi dari kerusakan akibat limbah plastik, maka sebaiknya sampah plastik tersebut  di daur ulang, dan dimanfaatkan sebagai pengganti kapas untuk kasur dan bantal atau untuk furniture lainnya. “Kami dari Sobat Bumi, pernah punya kegiatan Bijak Plastik, dan kegiatan yang kami lakukan dengan mengumpulkan sampah plastik di Kawasan GOR H Agus Salim, April 2014 lalu,” katanya.
 
Kemudian, kata Ahmadi, hasil pengumpulan plastik itu dilaporkan ke Bapeldada Kota Padang, agar sampah plastik tidak dibakar atau ditimbun dalam tanah. “Dari program Bijak Plastik tersebut, kami berkesimpulan, di Kota Padang lebih banyak limbah plastik dari pada limbah kertas,” ujar mahasiswa FIK UNP yang peduli lingkungan ini.
 
Laporan Sobat Bumi ke Bapeldada Kota Padang, agar pemerintah peduli dengan limbah plastik dan membuat Perda untuk mengatur masalah limbah plastik. “Caranya, bisa saja Bapeldada Kota Padang dan DPRD Kota Padang membuat aturan, agar prabrik dengan kemasan plastik harus memberikan konfensasi terhadap limbah plastik yang ditimbulkannya,” saran Ahmadi. (yal aziz)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *