PON Remaja Diupayakan Hapus Sejarah Kelabu Sumbar di PON XV 2000

Teks Foto: Tokoh Masyarakat Minag Jatim, Amrizal Zain Dt Rangakayo Mulia
saat memberikan semangat kepada parat atlet PON Remaja Sumbar
BIJAK ONLINE (SURABAYA)-Surabaya menjadi saksi bisu betapa tepuruknya prestasi olahraga Sumbar di PON XV  Surabaya Jawa Timur  19 sampai dengan 30 Juni 2000 lalu. yang jadi juri kunci tanpa medali emas. Kini, sejarah kelam itu bakal menjadi motivasi tersendiri bagi atlet Sumbar yang akan berlaga di PON Remaja I.

“Kami bertekad tidak akan mengulang sejarah buruk di PON 2000. Di mana pada saat itu, olahraga Sumbar benar-benar terpuruk dengan tampil sebagai juru kunci dan tidak mampu meraih medali emas. PON Remaja I ini bakal menghapus sejAarah buruk olahraga Sumbar ini,” ujar Ketua Kontingen KONI Sumbar Handrianto di Surabaya, Minggu (7/12).

Katanya, semua atlet sudah bertekad menghapus sejarah buruk itu. Mereka berjanji akan memberikan hasil semaksimal mukin. Malahan mereka siap mewujudkan target 10 emas di multieven olahraga remaja terbesar di nasional ini.

“Kami bertekad hasil buruk di 2000 ini tidak akan kami ulang. Kenangan buruk itu akan kami ubah dengan prestasi, makanya kami mengharapkan dukungan dari masyarakat Sumbar agar perjuangan para duta olahraga ini bisa menuai hasil,” jelasnya.

Dijelaskan Handrianto, 10 emas yang diusung dalam multieven ini bukan hanya target biasa. Semua sudah melalui proses dan melihat perkembangan atlet. Baik saat persiapan maupun hasil dalam iven yunior yang diikuti beberapa atlet beberapa tahun terakhir.

“Persaingan di PON Remaja ini memang sangat ketat. Namun,melihat hasil yang diperoleh para atlet dalam beberapa iven nasional, serta perkembangan terakhir jelang menuju Surabaya ini, kami optimistis mereka mampu mewujudkan target yang kita bebankan ini,” terangnya.

Ditambahkan, semua cabor punya peluang sama untuk meraih medali, malahan beberapa cabor diprediksi bisa meraih lebih dari dua atau tiga medali, seperti atletik yang atletnya banyak yang berlaga di iven nasional dan internasional.

“Atletik akan kami jadikan gudang untuk meraih medali. Selain itu cabor seliat dan judo juga punya peluang untuk meraih medali,” tegasnya. (AG)

Mungkin Anda Menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *