PT Gedung Bankexim Robohkan Gedung Asrama Haji Tabing Padang

BIJAK ONLINE-Gedung aula asrama haji yang sebelumnya digunakan untuk melayani proses pemberangkatan para jemaah haji, kini sengaja dirobohkan oleh PT Gedung Bankexim untuk dilakukan renovasi atau perbaikan. Pengerjaan renovasi yang dianggarkan Rp 13.161.575.51o tersebut  sudah berjalan sekitar tiga minggu lalu.

“Benar pak, aula tersebut sengaja dibongkar dan katanya mau direnovasi. Informasinya, gedung aula itu akan ditingkatkan menjadi dua lantai,” ungkap salah seorang petugas piket di Asrama Haji Tabing Padang yang enggan ditulis namanya kepada www.sumbarzone.com (Grup Bara Online Media), Minggu (19/10/2014).

Petugas itu menyebutkan, pelaksanaan pengerjaan proyek renovasi gedung Asrama Haji Tabing Padang itu dimulai ketika seluruh proses pemberangkatan jemaah haji selesai dilakukan. Tujuannya, agar gedung tersebut mampu menampung jumlah jemaah yang lebih banyak lagi pada pelaksanaan haji tahun depan.

“Bagaimana ceritanya, saya kurang paham. Lebih baik bapak tanya langsung sama bapak Syamsuir (Kabid Haji dan Umrah Kemenag Sumbar, red),” elaknya.

Sementara berdasarkan pantauan di lapangan, seperti yang tertera di plang proyek tertulis bahwa proyek renovasi gedung Asrama Haji Tabing itu dikerjakan oleh PT Gedung Bankexim dengan nilai kontrak Rp 13.161.575.510 (Tiga belas milyar seratus enam puluh satu juta lima ratus tujuh puluh lima ribu lima ratus sepuluh rupiah).

Sedangkan waktu pelaksanaannya berlangsung dari tanggal 29 September hingga 27 Desember 2014 atau 90 hari kerja. Konsultan pengawasnya PT Delta Arsitektur dan konsultan perencana CV Arce.

Nasril, mandor proyek ketika dimintai keterangannya di sela-sela mengawasi pekerja, membenarkan bahwa proyek itu sudah berlangsung lebih kurang tiga minggu. Dirinya mengaku tidak tahu persis asal muasal proyek tersebut karena dirinya hanya dipercaya untuk mengawasi pekerja proyek yang melibatkan 100 orang tenaga kerja yang didatangkan dari Bandung.

“Kalau masalah yang lain, saya kurang tahu. Tugas saya di sini, hanya disuruh untuk mengawasi pekerja. Kalau bapak ingin bertemu dengan bos saya, sebaiknya datang saja besok pagi ke sini lagi,” jawabnya singkat dan bergegas pergi. (BOM)